SELAMAT DATANG DI BLOGGER SAYA
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 November 2018

Materi Matematika BAB 5 Membandingkan dan mengurutkan bilangan

BAB 5
Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan
Membandingkan adalah usaha menemukan persamaan dan perbedaan antara dua buah benda, pernyataan, dan lain sebagainya. Sedangkan mengurutkan adalah proses merangkai benda atau apapun yang dapat diragkai dalam urutan tertentu. Beberapa bilangan dapat diurutkan, namun sebelum dapat mengurutkan bilangan maka siswa harus mampu membandingan antara bilangan satu dengan lainnya agar dapat mengurutkan bilangan dengan baik.
1. Membandingkan bilangan
Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan
Jambu lebih sedikit daripada apel, yakni 4 berbanding 5
Pada pembahasan membandingkan bilangan akan diawali dengan membaca dan menulis bilangan. Pertemuan sebelumnya anak telah belajar bilangan hingga ratusan, maka pada materi ini anak akan belajar bilangan sampai ribuan. Hal pertama yang harus anak ketahui adalah cara membaca dan menulis bilangan. Perhatikan cara membaca bilangan dibawah ini:
a. 7.540 dibaca tujuh ribu lima ratus empat puluh.
b. 87.635 dibaca delapan puluh tujuh ribu enam ratus tiga puluh lima.
c. 698.742 dibaca enam ratus sembilan puluh delapan ribu tujuh ratus empat puluh dua.
Selanjutnya menulis lambang bilangan.
a. Delapan ribu empat ratus tujuh ditulis 8.407.
b. Lima belas ribu enam ratus tiga puluh satu ditulis 15.631.
c. Dua ratus empat puluh lima ribu tiga ratus tujuh puluh sembilan ditulis 245.379.
Setelah siswa paham serta dapat membaca dan menulis bilangan, langkah selanjutnya adalah menentukan nilai tempat. Suatu bilangan tentu memiliki nilai tempat. Perhatikan nilai tempat pada bilangan berikut ini:
5 6 3. 7 2 8
563. 728
Nilai Tempat
5
Ratusan ribu
6
Puluhan ribu
3
Ribuan
7
Ratusan
2
Puluhan
8
Satuan
Nilai tempat pada bilangan diatas jika ditulis dalam bentuk panjang adalah sebagai berikut:
563. 728 = 500.000 + 60.000 + 3.000 + 700 + 20 + 8
Kemudian selanjutnya membandingkan bilangan, untuk membandingkan bilangan perlu memperhatikan urutan nilai tempat terbesar. Jika nilainya sama, maka bandingkan nilai tempat selanjutnya, yaitu:
a. Urutan nilai tempat ratusan ribu
b. Urutan nilai tempat puluhan ribu
c. Urutan nilai tempat ribuan
d. Urutan nilai tempat ratusan
e. Urutan nilai tempat puluhan
f. Urutan nilai tempat satuan
Perhatikan contoh berikut ini:
4.560 > 3.479 karena nilai tempat terbesar ribuan, yaitu 4 > 3
14.289 < 14.399 karena nilai tempat terbesar ratusan, yaitu 2 < 3
765.800 = 765.800 karena semua angka pada setiap nilai tempat sama.
2. Mengurutkan bilangan
Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan
Urutan bilangan
Terdapat dua aturan dalam mengurutkan bilangan yaitu mengurutkan dari bilangan terbesar ke bilangan yang lebih kecil dan mengurutkan dari bilangan terkecil ke bilangan yang lebih besar. Untuk dapat mengurutkan bilangan, bandingkan dahulu bilangan yang akan diurutkan. Perhatikan contoh berikut:
a. Urutkanlah bilangan berikut dari yang terkecil.
6.823, 4.576, 11.765, 6.589
Jawab :
4.576 < 6.589 < 6.823 < 11.765
Sehingga urutan bilangan tersebut dapat ditulis:
4.576, 6.589, 6.823, 11.765
b. Urutkanlah bilangan berikut dari yang terbesar
543.089, 756.000, 432.789, 543.000
Jawab: 
Karena 756.000 > 543.089 > 543.000 > 432.789
Sehingga urutannya ditulis:
756.000, 543.089, 543.000, 432.789

Materi Matematika BAB 4 Bangun datar

BAB 4
Bangun Datar
 Bangun datar terdiri dari sisi dan sudut



1. Segi tiga


Banyak Sudut = 3 buah
Banyak Sisi     = 3 buah

2. Segi empat 
    Terdiri dari 4 buah sudut dan 4 buah sisi

Persegi
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi     = 4 buah





Persegi Panjang
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi     = 4 buah
Trapesium Siku-Siku
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi     = 4 buah



Trapesium Sama Kaki
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi     = 4 buah


Jajaran Genjang
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi     = 4 buah 

Belah Ketupat
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi     = 4 buah

Layang-Layang
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi     = 4 buah

3. Segi lima





Banyak Sudut = 5 buah
Banyak Sisi     = 5 buah




4. Segi enam



Banyak Sudut = 6 buah
Banyak Sisi     = 6 buah




Bangun Ruang

 Bangun datar terdiri dari
1. Prisma
    - Terdiri dari 2 bangun yang sama dan dihubungkan garis
    - Bentuk permukaan sisi terdiri dari : bangun segi empat dan bangun alas itu sendiri


Prisma Segi Empat (Balok)
Banyak Rusuk                  = 12
Banyak Permukaan Sisi  = 6
Banyak Titik Sudut         = 8
Bangun Penyusun terdiri dari 
 Sebanyak 6 buah




Prisma Segi Tiga
Banyak Rusuk                  = 9
Banyak Permukaan Sisi  = 5
Banyak Titik Sudut         = 6
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 2 buah
 Sebanyak 3 buah


Prisma Segi Empat (Kubus)
Banyak Rusuk                  = 12
Banyak Permukaan Sisi  = 6
Banyak Titik Sudut         = 8
Bangun Penyusun terdiri dari
 Sebanyak 6 buah


Prisma Segi Empat (Trapesium)
Banyak Rusuk                  = 12
Banyak Permukaan Sisi  = 6
Banyak Titik Sudut         = 8
Bangun Penyusun terdiri dari
 Sebanyak 4 buah
Sebanyak 2 buah

Prisma Segi Enam
Banyak Rusuk                  = 18
Banyak Permukaan Sisi  = 8
Banyak Titik Sudut         = 12
Bangun Penyusun terdiri dari
 Sebanyak 6 buah
Sebanyak 2 buah


Sehingga pada PRISMA dapat disimpulkan untuk mengetahui
Banyak Rusuk                  = Jumlah Sisi Alas x 3
Banyak Permukaan Sisi  = Jumlah Sisi Alas + 2
Banyak Titik Sudut         = Jumlah Sisi Alas x 2

2. Limas


Limas Segi Tiga
Banyak Rusuk                  = 6
Banyak Permukaan Sisi  = 4

Banyak Titik Sudut         = 4
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 2 buah


Limas Segi Empat
Banyak Rusuk                  = 8
Banyak Permukaan Sisi  = 5

Banyak Titik Sudut         = 5
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 3 buah
Sebanyak 1 buah



Limas Segi Lima
Banyak Rusuk                  = 10
Banyak Permukaan Sisi  = 6
Banyak Titik Sudut         = 6
Bangun Penyusun terdiri dari
 Sebanyak 5 buah

 Sebanyak 1 buah

Limas Segi Enam
Banyak Rusuk                  = 12
Banyak Permukaan Sisi  = 7
Banyak Titik Sudut         = 7
Bangun Penyusun terdiri dari
 Sebanyak 6 buah
Sebanyak 1 buah

Sehingga pada LIMAS dapat disimpulkan untuk mengetahui
Banyak Rusuk                  = Jumlah Sisi Alas x 2
Banyak Permukaan Sisi  = Jumlah Sisi Alas + 1
Banyak Titik Sudut         = Jumlah Sisi Alas + 1

Materi Matematika BAB 3 perkalian bilangan

 BAB 3
Perkalian Bilangan


A.Perkalian  Bilangan
 1.Arti Perkalian sebagai Penjumlahan  Berulang
Mia memiliki 4 bungkus permen .
Setiap bungkus berisi 5 permen .
Berapa jumlah permen Mia?
Permen Mia ada 5 +5+5+5=20.
Penjumlahan bilangan 5 sebanyak 4 kali dapat  ditulis 4+5= 20.
Dibaca empat kali sama dengan dua puluh
axb=b+b+b+…sebanyak a
2. Sifat perkalian
a. Sifat Pertukaran (komutatif)pada Perkalian
Contoh:
3x6=6+6+6=18
6x3=3+3+3+3+3+3=18
jadi,3x6=6x3.(komutatifa )
Pada perkalian, berlaku sifat pertukaran atau komutatif.
axb=bxa
b. Sifat perkalian dengan Bilangan1
Contoh:
7x1=7
1x10=10
Setiap bilangan yang dilakukan dengan 1, hasilnya adalah bilangan itu sendiri.   ax1=a
c. sifat perkalian dengan Bilangan Nol
contoh:     6x0=0
               0x11=0
Setiap  bilangan  yang dikalikan dengan 0,hasilnya adalah 0
ax0=0
3.Masalah  Sehari -hari yang Berkaitan dengan Perkalian
Contoh:   Igo memiliki 4 ayam .
Berapa banyak semua kaki ayamaa?
Jawab:     Ayam memiliki 2 kaki
               Banyak semua kaki  ayam Igo =4x2=8
B.Pembagian Bilangan
1.Arti pembagian sebagai Pengurangan Berulang sampai habis
Pak Guntur memiliki 15 buku agenda .
Semua buku  tulis itu akan dibagikan  kepada 3 teman-temannya .
Berapa banyak buku tulis  yang diterima  setiap teman Pak Guntur?
jawab : Setiap teman Pak Guntur mendapat 5 buku agenda
Ditulis
15:3=15-3-3-3-3-3=0
15 dikurangi 3 sebanyak5 kali , hasilnya 0.
Jadi,15:3=5
Angka 15 disebut bilangan yang dibagi
Angka 3 disebut pembagian .Angka 5 di sebut   hasil bagi
Tanda :dibaca dibagi
2.Sifat Pembagian dengan Bilangan 1
Contoh:  14:11 = 14
              25: 1 =25
Setiap bilangan  yang di bagi  dengan 1 hasilnya adalah bilangan itu sendiri .
a:1 = a
3.  pembagian sebagai Lawan perkalian
Contoh :   3 x 4 = 12 maka 12 : 3 = 4
                                           12 : 4 = 3
4. Masalah Sehari-hari yang  berkaitan dengan Pembagian
  Contoh : Riska  membeli 24 buah jeruk .jeruk itu  di masukkan  ke dalam 3
                kantong  plastik sama banyak . Berapa banyak  jeruk dalam setiap  kantong plastik ?
             Jadi, banyak jeruk dalam setiap kantong plastik adalah  8 buah .
C. Operasi  Hitung Campuran
Aturan- aturan operasi hitung campuran .
1. Penjumlahan dan pengurangan sama kuat , pengerjaan dilakukan berurutan  dari kiri.
 2. Perkalian dan pembagian  sama kuat ,pengerjaan dilakukan  berurutan   dari kiri .
3. Perkalian dan pembagian lebih kuat  daripada  penjumlahan  dan pengurangan . Operasi hitung  yang  lebih kuat  didahulukan  pengerjaannya .
Contoh :      1. 12 + 5- 7 = 17-7 =10
                   2. 3 x 6 : 2    = 18 : 2 = 9
                   3. (3 x5 ) + 17 = 15 + 17 = 32
Lengkapilah soal berikut  dengan jawaban  yang tepat .
1. a. 4 x 6 = ...+... +... +... =...
   b. 7 x 5 = ... +... +... +... +... +... +... =...
2. Nyatakan pembagian  berikut sebagai pengurangan  berulang  sampai  habis .
 a. 27 : 3 = ...                     b. 36: 9 =...
 c. 42 : 7 =  ...                    d. 54 : 9 =...
3. Tentukan hasil  perkalian  berikut .
 a.  6 x 6 = ...                       c. 5 x 8 = ...
 b. 9 x 3 = ...                        d. 7 x 9 = ...

Materi Matematika BAB 2 Pengukuran

Materi Matematika BAB 1 Bilangan Cacah

Profil saya

BIODATA Haaiii, selamat datang di blogger saya. Yuukk langsung saja perkenalkan saya: Nama: SAFRATUL AZIMAH TTL: PEKALONGAN, 26 DESE...