Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Desember 2018
Jumat, 30 November 2018
Materi Matematika BAB 5 Membandingkan dan mengurutkan bilangan
BAB 5
Membandingkan dan
Mengurutkan Bilangan
Membandingkan adalah usaha menemukan persamaan dan perbedaan antara dua
buah benda, pernyataan, dan lain sebagainya. Sedangkan mengurutkan adalah
proses merangkai benda atau apapun yang dapat diragkai dalam urutan tertentu.
Beberapa bilangan dapat diurutkan, namun sebelum dapat mengurutkan bilangan maka
siswa harus mampu membandingan antara bilangan satu dengan lainnya agar dapat
mengurutkan bilangan dengan baik.
1. Membandingkan bilangan
Jambu lebih sedikit daripada
apel, yakni 4 berbanding 5
Pada pembahasan
membandingkan bilangan akan diawali dengan membaca dan menulis bilangan.
Pertemuan sebelumnya anak telah belajar bilangan hingga ratusan, maka pada
materi ini anak akan belajar bilangan sampai ribuan. Hal pertama yang harus
anak ketahui adalah cara membaca dan menulis bilangan. Perhatikan cara membaca
bilangan dibawah ini:
a. 7.540 dibaca tujuh ribu
lima ratus empat puluh.
b. 87.635 dibaca delapan
puluh tujuh ribu enam ratus tiga puluh lima.
c. 698.742 dibaca enam ratus
sembilan puluh delapan ribu tujuh ratus empat puluh dua.
Selanjutnya menulis lambang bilangan.
a. Delapan ribu empat ratus
tujuh ditulis 8.407.
b. Lima belas ribu enam
ratus tiga puluh satu ditulis 15.631.
c. Dua ratus empat puluh
lima ribu tiga ratus tujuh puluh sembilan ditulis 245.379.
Setelah siswa paham serta
dapat membaca dan menulis bilangan, langkah selanjutnya adalah menentukan nilai
tempat. Suatu bilangan tentu memiliki nilai tempat. Perhatikan nilai tempat
pada bilangan berikut ini:
5 6 3. 7 2 8
563. 728
|
Nilai Tempat
|
5
|
Ratusan ribu
|
6
|
Puluhan ribu
|
3
|
Ribuan
|
7
|
Ratusan
|
2
|
Puluhan
|
8
|
Satuan
|
Nilai tempat pada bilangan
diatas jika ditulis dalam bentuk panjang adalah sebagai berikut:
563. 728 = 500.000 + 60.000
+ 3.000 + 700 + 20 + 8
Kemudian selanjutnya
membandingkan bilangan, untuk membandingkan bilangan perlu memperhatikan urutan
nilai tempat terbesar. Jika nilainya sama, maka bandingkan nilai tempat
selanjutnya, yaitu:
a. Urutan nilai tempat
ratusan ribu
b. Urutan nilai tempat
puluhan ribu
c. Urutan nilai tempat ribuan
d. Urutan nilai tempat
ratusan
e. Urutan nilai tempat
puluhan
f. Urutan nilai tempat
satuan
Perhatikan contoh berikut ini:
4.560 > 3.479 karena
nilai tempat terbesar ribuan, yaitu 4 > 3
14.289 < 14.399 karena
nilai tempat terbesar ratusan, yaitu 2 < 3
765.800 = 765.800 karena
semua angka pada setiap nilai tempat sama.
2. Mengurutkan bilangan
Urutan bilangan
Terdapat dua aturan dalam
mengurutkan bilangan yaitu mengurutkan dari bilangan terbesar ke bilangan yang
lebih kecil dan mengurutkan dari bilangan terkecil ke bilangan yang lebih
besar. Untuk dapat mengurutkan bilangan, bandingkan dahulu bilangan yang akan
diurutkan. Perhatikan contoh berikut:
a. Urutkanlah bilangan
berikut dari yang terkecil.
6.823, 4.576, 11.765, 6.589
Jawab :
4.576 < 6.589 < 6.823
< 11.765
Sehingga urutan bilangan
tersebut dapat ditulis:
4.576, 6.589, 6.823, 11.765
b. Urutkanlah bilangan berikut dari yang terbesar
543.089, 756.000, 432.789,
543.000
Jawab:
Karena 756.000 > 543.089
> 543.000 > 432.789
Sehingga urutannya ditulis:
756.000, 543.089, 543.000,
432.789
Materi Matematika BAB 4 Bangun datar
BAB 4
Bangun Datar
1. Segi tiga
Banyak Sudut = 3 buah
Banyak Sisi = 3 buah
2. Segi empat
Terdiri dari 4 buah sudut dan 4 buah sisi
Persegi
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi = 4 buah
Persegi Panjang
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi = 4 buah
Trapesium Siku-Siku
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi = 4 buah
Trapesium Sama Kaki
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi = 4 buah
Jajaran Genjang
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi = 4 buah
Belah Ketupat
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi = 4 buah
Layang-Layang
Banyak Sudut = 4 buah
Banyak Sisi = 4 buah
Bangun Ruang
Bangun datar terdiri dari
1. Prisma
- Terdiri dari 2 bangun yang sama dan dihubungkan garis
- Bentuk permukaan sisi terdiri dari : bangun segi empat dan bangun alas itu sendiri

Prisma Segi Empat (Balok)
Banyak Rusuk = 12
Banyak Permukaan Sisi = 6
Banyak Titik Sudut = 8
Bangun Penyusun terdiri dari

Prisma Segi Tiga
Banyak Rusuk = 9
Banyak Permukaan Sisi = 5
Banyak Titik Sudut = 6
Bangun Penyusun terdiri dari
Prisma Segi Empat (Kubus)
Banyak Rusuk = 12
Banyak Permukaan Sisi = 6
Banyak Titik Sudut = 8
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 6 buah
Prisma Segi Empat (Trapesium)
Banyak Rusuk = 12
Banyak Permukaan Sisi = 6
Banyak Titik Sudut = 8
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 4 buah
Prisma Segi Enam
Banyak Rusuk = 18
Banyak Permukaan Sisi = 8
Banyak Titik Sudut = 12
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 6 buah
Sebanyak 2 buah
Sehingga pada PRISMA dapat disimpulkan untuk mengetahui
Banyak Rusuk = Jumlah Sisi Alas x 3
Banyak Permukaan Sisi = Jumlah Sisi Alas + 2
Banyak Titik Sudut = Jumlah Sisi Alas x 2
2. Limas
- Terdiri dari 2 bangun yang sama dan dihubungkan garis
- Bentuk permukaan sisi terdiri dari : bangun segi empat dan bangun alas itu sendiri

Prisma Segi Empat (Balok)
Banyak Rusuk = 12
Banyak Permukaan Sisi = 6
Banyak Titik Sudut = 8
Bangun Penyusun terdiri dari

Prisma Segi Tiga
Banyak Rusuk = 9
Banyak Permukaan Sisi = 5
Banyak Titik Sudut = 6
Bangun Penyusun terdiri dari
Prisma Segi Empat (Kubus)
Banyak Rusuk = 12
Banyak Permukaan Sisi = 6
Banyak Titik Sudut = 8
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 6 buahPrisma Segi Empat (Trapesium)
Banyak Rusuk = 12
Banyak Permukaan Sisi = 6
Banyak Titik Sudut = 8
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 4 buahBanyak Rusuk = 18
Banyak Permukaan Sisi = 8
Banyak Titik Sudut = 12
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 6 buah
Sebanyak 2 buahSehingga pada PRISMA dapat disimpulkan untuk mengetahui
Banyak Rusuk = Jumlah Sisi Alas x 3
Banyak Permukaan Sisi = Jumlah Sisi Alas + 2
Banyak Titik Sudut = Jumlah Sisi Alas x 2
2. Limas

Limas Segi Tiga
Banyak Rusuk = 6
Banyak Permukaan Sisi = 4
Banyak Titik Sudut = 4
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 2 buahBanyak Rusuk = 8
Banyak Permukaan Sisi = 5
Banyak Titik Sudut = 5
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 3 buah
Sebanyak 1 buah
Limas Segi Lima
Banyak Rusuk = 10
Banyak Permukaan Sisi = 6
Banyak Titik Sudut = 6
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 5 buah
Sebanyak 1 buahLimas Segi Enam
Banyak Permukaan Sisi = 7
Banyak Titik Sudut = 7
Bangun Penyusun terdiri dari
Sebanyak 6 buah
Sebanyak 1 buahSehingga pada LIMAS dapat disimpulkan untuk mengetahui
Banyak Rusuk = Jumlah Sisi Alas x 2
Banyak Permukaan Sisi = Jumlah Sisi Alas + 1
Banyak Titik Sudut = Jumlah Sisi Alas + 1
Materi Matematika BAB 3 perkalian bilangan
BAB 3
Perkalian Bilangan
A.Perkalian Bilangan
1.Arti Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang
Mia memiliki 4 bungkus permen .
Setiap bungkus berisi 5 permen .
Berapa jumlah permen Mia?
Permen Mia ada 5 +5+5+5=20.
Penjumlahan bilangan 5 sebanyak 4 kali dapat ditulis 4+5= 20.
Dibaca empat kali sama dengan dua puluh
axb=b+b+b+…sebanyak a
2. Sifat perkalian
a. Sifat Pertukaran (komutatif)pada Perkalian
Contoh:
3x6=6+6+6=18
6x3=3+3+3+3+3+3=18
jadi,3x6=6x3.(komutatifa )
Pada perkalian, berlaku sifat pertukaran atau komutatif.
axb=bxa
b. Sifat perkalian dengan Bilangan1
Contoh:
7x1=7
1x10=10
Setiap bilangan yang dilakukan dengan 1, hasilnya adalah bilangan itu sendiri. ax1=a
c. sifat perkalian dengan Bilangan Nol
contoh: 6x0=0
0x11=0
Setiap bilangan yang dikalikan dengan 0,hasilnya adalah 0
ax0=0
3.Masalah Sehari -hari yang Berkaitan dengan Perkalian
Contoh: Igo memiliki 4 ayam .
Berapa banyak semua kaki ayamaa?
Jawab: Ayam memiliki 2 kaki
Banyak semua kaki ayam Igo =4x2=8
B.Pembagian Bilangan
1.Arti pembagian sebagai Pengurangan Berulang sampai habis
Pak Guntur memiliki 15 buku agenda .
Semua buku tulis itu akan dibagikan kepada 3 teman-temannya .
Berapa banyak buku tulis yang diterima setiap teman Pak Guntur?
jawab : Setiap teman Pak Guntur mendapat 5 buku agenda
Ditulis
15:3=15-3-3-3-3-3=0
15 dikurangi 3 sebanyak5 kali , hasilnya 0.
Jadi,15:3=5
Angka 15 disebut bilangan yang dibagi
Angka 3 disebut pembagian .Angka 5 di sebut hasil bagi
Tanda :dibaca dibagi
2.Sifat Pembagian dengan Bilangan 1
Contoh: 14:11 = 14
25: 1 =25
Setiap bilangan yang di bagi dengan 1 hasilnya adalah bilangan itu sendiri .
a:1 = a
3. pembagian sebagai Lawan perkalian
Contoh : 3 x 4 = 12 maka 12 : 3 = 4
12 : 4 = 3
4. Masalah Sehari-hari yang berkaitan dengan Pembagian
Contoh : Riska membeli 24 buah jeruk .jeruk itu di masukkan ke dalam 3
kantong plastik sama banyak . Berapa banyak jeruk dalam setiap kantong plastik ?
Jadi, banyak jeruk dalam setiap kantong plastik adalah 8 buah .
C. Operasi Hitung Campuran
Aturan- aturan operasi hitung campuran .
1. Penjumlahan dan pengurangan sama kuat , pengerjaan dilakukan berurutan dari kiri.
2. Perkalian dan pembagian sama kuat ,pengerjaan dilakukan berurutan dari kiri .
3. Perkalian dan pembagian lebih kuat daripada penjumlahan dan pengurangan . Operasi hitung yang lebih kuat didahulukan pengerjaannya .
Contoh : 1. 12 + 5- 7 = 17-7 =10
2. 3 x 6 : 2 = 18 : 2 = 9
3. (3 x5 ) + 17 = 15 + 17 = 32
Lengkapilah soal berikut dengan jawaban yang tepat .
1. a. 4 x 6 = ...+... +... +... =...
b. 7 x 5 = ... +... +... +... +... +... +... =...
2. Nyatakan pembagian berikut sebagai pengurangan berulang sampai habis .
a. 27 : 3 = ... b. 36: 9 =...
c. 42 : 7 = ... d. 54 : 9 =...
3. Tentukan hasil perkalian berikut .
a. 6 x 6 = ... c. 5 x 8 = ...
b. 9 x 3 = ... d. 7 x 9 = ...
Perkalian Bilangan
A.Perkalian Bilangan
1.Arti Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang
Mia memiliki 4 bungkus permen .
Setiap bungkus berisi 5 permen .
Berapa jumlah permen Mia?
Permen Mia ada 5 +5+5+5=20.
Penjumlahan bilangan 5 sebanyak 4 kali dapat ditulis 4+5= 20.
Dibaca empat kali sama dengan dua puluh
axb=b+b+b+…sebanyak a
2. Sifat perkalian
a. Sifat Pertukaran (komutatif)pada Perkalian
Contoh:
3x6=6+6+6=18
6x3=3+3+3+3+3+3=18
jadi,3x6=6x3.(komutatifa )
Pada perkalian, berlaku sifat pertukaran atau komutatif.
axb=bxa
b. Sifat perkalian dengan Bilangan1
Contoh:
7x1=7
1x10=10
Setiap bilangan yang dilakukan dengan 1, hasilnya adalah bilangan itu sendiri. ax1=a
c. sifat perkalian dengan Bilangan Nol
contoh: 6x0=0
0x11=0
Setiap bilangan yang dikalikan dengan 0,hasilnya adalah 0
ax0=0
3.Masalah Sehari -hari yang Berkaitan dengan Perkalian
Contoh: Igo memiliki 4 ayam .
Berapa banyak semua kaki ayamaa?
Jawab: Ayam memiliki 2 kaki
Banyak semua kaki ayam Igo =4x2=8
B.Pembagian Bilangan
1.Arti pembagian sebagai Pengurangan Berulang sampai habis
Pak Guntur memiliki 15 buku agenda .
Semua buku tulis itu akan dibagikan kepada 3 teman-temannya .
Berapa banyak buku tulis yang diterima setiap teman Pak Guntur?
jawab : Setiap teman Pak Guntur mendapat 5 buku agenda
Ditulis
15:3=15-3-3-3-3-3=0
15 dikurangi 3 sebanyak5 kali , hasilnya 0.
Jadi,15:3=5
Angka 15 disebut bilangan yang dibagi
Angka 3 disebut pembagian .Angka 5 di sebut hasil bagi
Tanda :dibaca dibagi
2.Sifat Pembagian dengan Bilangan 1
Contoh: 14:11 = 14
25: 1 =25
Setiap bilangan yang di bagi dengan 1 hasilnya adalah bilangan itu sendiri .
a:1 = a
3. pembagian sebagai Lawan perkalian
Contoh : 3 x 4 = 12 maka 12 : 3 = 4
12 : 4 = 3
4. Masalah Sehari-hari yang berkaitan dengan Pembagian
Contoh : Riska membeli 24 buah jeruk .jeruk itu di masukkan ke dalam 3
kantong plastik sama banyak . Berapa banyak jeruk dalam setiap kantong plastik ?
Jadi, banyak jeruk dalam setiap kantong plastik adalah 8 buah .
C. Operasi Hitung Campuran
Aturan- aturan operasi hitung campuran .
1. Penjumlahan dan pengurangan sama kuat , pengerjaan dilakukan berurutan dari kiri.
2. Perkalian dan pembagian sama kuat ,pengerjaan dilakukan berurutan dari kiri .
3. Perkalian dan pembagian lebih kuat daripada penjumlahan dan pengurangan . Operasi hitung yang lebih kuat didahulukan pengerjaannya .
Contoh : 1. 12 + 5- 7 = 17-7 =10
2. 3 x 6 : 2 = 18 : 2 = 9
3. (3 x5 ) + 17 = 15 + 17 = 32
Lengkapilah soal berikut dengan jawaban yang tepat .
1. a. 4 x 6 = ...+... +... +... =...
b. 7 x 5 = ... +... +... +... +... +... +... =...
2. Nyatakan pembagian berikut sebagai pengurangan berulang sampai habis .
a. 27 : 3 = ... b. 36: 9 =...
c. 42 : 7 = ... d. 54 : 9 =...
3. Tentukan hasil perkalian berikut .
a. 6 x 6 = ... c. 5 x 8 = ...
b. 9 x 3 = ... d. 7 x 9 = ...
Langganan:
Postingan (Atom)
Profil saya
BIODATA Haaiii, selamat datang di blogger saya. Yuukk langsung saja perkenalkan saya: Nama: SAFRATUL AZIMAH TTL: PEKALONGAN, 26 DESE...
-
Asyiknya Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Untuk Kelas 2 SD BAB 4 BENTUK DAN WUJUD BENDA Tujuan Pembelajaran Siswa diharapkan da...
-
AKIDAH AKHLAK BAB 10 ADAB MAKAN DAN MINUM A. Adab Makan Dan Minum Setiap hari kita makan dan minum. Allah swt. memberi rizki k...
-
BAB 5 HOBBY Hello everyone, how are you today? Pada kesempatan kali ini kami akan membahas materi Hobby atau dalam bahasa indonesiany...


















